Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Wajib Dibaca! Ternyata Air Putih Berbahaya Bagi Kesehatan Bayi

TetapFit.com Kesehatan bayi ternyata dapat terancam saat air putih mulai diberikan, selain ASI (Air Susu Ibu) ternyata banyak ibu-ibu yang memberikan air putih kepada buah hatinya. Manusia memang memerlukan cairan yang lebih untuk menjaga kesehatannya, tetapi bagaimana dengan bayi? Bayi yang berumur 0 sampai 6 bulan seharusnya hanya menerima ASI eksklusif dari bundanya, walaupun tidak semua ibu dapat menyusui. Dalam hal ini, susu formula dipilih sebagai pengganti air ASI yang seharusnya diberikan kepada sang buah hati.

Kesehatan Bayi

Jika dibandingkan dengan ASI, susu formula juga tidak dapat memiliki manfaat sebaik ASI. Tetapi saat ini tidak jarang orangtua yang memberikan air putih kepada si kecil, ternyata hal ini sangat berbahaya. Terlebih lagi jika bayi masih dalam usia 0 sampai 6 bulan, bahaya yang diberikan ternyata juga sangat banyak. Kesehatan bayi akan mulai beresiko karena pemberian air putih tersebut. Pasalnya, tidak semua air putih yang diberikan sudah bersih ataupun higienis. Masih banyak air putih yang kotor ataupun banyak terdapat bakteri. Hal ini dapat mengakibatkan beberapa penyakit, sangat beresiko untuk si buah hati.

Penyakit yang terjadi akibat pemberian air putih pada bayi

Infeksi

Air putih yang tidak higienis dapat menyebabkan infeksi pada bayi Anda, yang paling sering terjadi yaitu bayi akan sering buang air. Dalam sehari, bayi akan buang air beberapa kali bahkan puluhan kali akibat terinfeksi oleh bakteri yang ada dalam air putih. Jika kesehatan bayi sudah seperti ini, maka akan membuat bayi merasa lemas ataupun sering menangis. Tentu saja sebagai orangtua Anda tidak ingin buah hati Anda mengalami hal ini, Anda harus berhati-hati atas apa aja yang akan Anda berikan untuk si kecil.

Air putih yang diminum bayi Anda akan membahayakan kesehatannya, terlebih lagi jika peralatan yang digunakan juga tidak higienis. Biasanya feses bayi akan disertai dengan darah, dalam hal ini banyak yang terjadi karena proses memasaknya yang kurang tepat. Jika Anda merasa kesehatan bayi Anda menurun, maka segera berkonsultasi dengan dokter dan jangan mengambil kesimpulan sendiri.

Gangguan otak

Bayi yang baru berumur 0 sampai 6 bulan tentu saja masih memiliki ginjal yang belum dapat bekerja secara normal. Jika air putih diberikan kepada bayi yang memiliki ginjal belum sempurna ini maka cara bekerja ginjal bayi juga tidak akan sempurna. Zat natrium bisa saja ikut larut dan terbuang, jika bayi Anda kekurangan zat ini maka kesehatan bayi sangat beresiko. Biasanya bayi akan mengalami beberapa gejala diantaranya yaitu kejang. Selain itu, masih banyak lagi resiko yang akan diperoleh jika elektrolit dalam tubuh ikut terbuang. Dalam hal ini, tidak hanya ginjal yang akan terganggu melainkan juga jantung, paru-paru dan juga otak akan terganggu.

Keracunan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bayi yang berumur 0 sampai 6 bulan belum memiliki ginjal yang dapat bekerja secara sempurna. Jika air putih diberikan kepada bayi maka kesehatan anak bayi akan sangat beresiko, salah satunya yaitu bayi dapat saja keracunan atau intoksikasi. Kinerja ginjal yang belum sempurna ini ternyata juga dapat melarutkan sodium yang akan dikeluarkan saat buang air. Saat bayi kekurangan sodium maka berbagai resiko keracunan dapat menghampiri.

Itulah berbagai resiko yang dapat diterima jika Anda sebagai orangtua memberikan bayi Anda air putih pada usianya yang masih 0 sampai 6 bulan. Jagalah kesehatan bayi Anda dengan memberikan yang terbaik berupa ASI eksklusif.

Loading Facebook Comments ...