Memahami Penyebab Penyakit Kuning Sebagai Tanda Penyakit Liver

TetapFit.com – Penyakit kuning merupakan salah satu pertanda bahwa sedang terjadi masalah atau kelainan pada organ hati Anda. Penyakit kuning atau yang dikenal jaundice bisa menyerang siapapun dari berbagai kalangan usia dan jenis kelamin. Penyakit ini identik dengan menguningnya kulit, sklera mata, kuku serta telapak tangan dan kaki, hingga kelenjar ludah akibat tingginya kadar bilirubin di dalam darah. Salah satu penyebab penyakit kuning yang umum adalah akibat infeksi virus hepatitis yang menyerang dan mengacaukan fungsi atau kinerja hati. Sehingga kebanyakan penyakit kuning akan dikaitkan dengan penyakit liver sebagaimana terdapat masalah pada kinerja hati. Meskipun terdapat kasus penyakit kuning yang normal dialami bayi baru lahir dengan faktor tertentu, penyakit ini tetap perlu diwaspadai.

penyebab penyakit kuning

Pengetahuan Seputar Penyebab Penyakit Kuning

Organ hati merupakan salah satu organ terbesar dalam tubuh manusia. Fungsinya sendiri dalam tubuh sangatlah penting yakni sebagai organ detoksifikasi tubuh yang tidak bisa digantikan tugasnya oleh organ lainnya. Organ ini juga hanya terdapat satu di tubuh manusia yang berbeda dengan ginjal yang masing-masing tersedia 2 buah. Oleh karena itulah, jika keabnormalan terjadi pada hati Anda patut mewaspadainya karena tugasnya tidak bisa digantikan. Penyakit kuning merupakan salah satu pertanda bahwa organ ini mengalami kelainan sehingga tidak dapat melaksanakan tugasnya dalam pengaturan distribusi bilirubin atau garam empedu. Penyebab penyakit kuning inilah yang harus diwaspadai sebagaimana menjadi pertanda rusaknya organ hati.

Penyakit kuning tentu merupakan salah satu tanda gejala penyakit degeneratif yang tergolong mematikan jika tidak segera ditangani. Terutama jika penyebab penyakit kuning adalah karena virus yang berpotensi mudah menular dan menurun. Virus hepatitis merupakan salah satu penyumbang penderita penyakit kuning yang paling banyak pada orang dewasa. Penggolongan virus ini pun sangat banyak yakni virus hepatitis A, B, C, D, E, F, dan G. Penyebab yang berbeda tentu akan mendapatkan jenis perawatan yang berbeda pula sehingga diperlukannya tes skrining untuk memudahkan penentuan perawatan. Selain itu, penyakit kuning juga bisa disebabkan akibat diet yang tidak sehat, rusaknya hati akibat kanker hati, keracunan, dan gangguan imun dalam tubuh.

Ciri-Ciri Penderita Penyakit Kuning

Terdapat banyak sekali tanda gejala yang disertai dengan penyebab penyakit kuning yang berbeda-beda pula. Gejala yang beraneka ragam seringkali luput dari pantauan Anda sehingga penyakit ini dapat lolos dari kekhawatiran. Gejala umum seperti warna urine kuning semburat coklat, mata dan kulit kuning, perut terasa nyeri, nyeri sendi, nafsu makan hilang, gatal-gatal, mual dan muntah, demam, feses berwarna seperti tanah liat, dan tubuh terasa lemah perlu Anda waspadai. Jika Anda mengalami beberapa gejala tersebut, maka akan ada baiknya jika Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Hal ini dikarenakan sebagai bentuk pencegahan semakin bertambah buruknya kondisi kesehatan akibat penyakit yang diderita.

Penyakit kuning merupakan pertanda penyakit yang juga bisa mengancam jiwa Anda, terutama jika ditemukan pada balita dan anak-anak yang masih mengalami masa pertumbuhan. Penyebab penyakit kuning yang bervariasi harus diwaspadai terutama jika menyangkut pada buah hati Anda. Hal ini mengingat sangat pentingnya tugas organ hati dalam mekanisme metabolisme tubuh. Jika saja dapat dideteksi lebih awal, penyakit kuning jelas akan lebih mudah diatasi dan ditepis segala resiko dalam tubuh.

Pentingnya pengetahuan dan sosialisasi akan penyakit ini diperlukan sebagaimana jumlah penderita penyakit liver atau hepatitis yang kian meningkat dari tahun ke tahun di tanah air. Upaya ini bisa dilakukan dengan penjelasan singkat pada masyarakat mengenai definisi, gejala dan penyebab penyakit kuning yang merupakan pertanda awal dari penyakit hati. Sosialisasi ini juga nantinya akan berguna membentuk masyarakat yang lebih cerdas dalam menentukan pemeliharaan kondisi kesehatannya sendiri.

Loading Facebook Comments ...